Madura United Merasa Dirugikan Wasit

By | 14th October 2017

cerita sex Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera tetap mengapresiasi semangat juang pemainnya meskipun gagal mengamankan tiga poin di kandang. Ia menilai Fabiano Beltrame dan kolega sudah berjuang keras untuk memenangkan pertandingan.

“Pertandingan yang sangat panas tadi, pemain berjuang keras, sepuluh pemain, mereka tetap tekan Borneo, mereka cari gol sembilan puluh menit, mati-matian tapi tidak dapat gol kemenangan,” ungkap Gomes usai pertandingan.

“Dari pemain saya tidak bisa komplain apa-apa, karena mereka berjuang keras sekali. Mereka berjuang untuk tidak mengecewakan ribuan suporter Madura yang datang malam ini. Tapi hasilnya tidak maksimal,” imbuh Gomes.

Namun Gomes tak menampik jika banyak keputusan wasit yang merugikan timnya. Tetapi ia tidak mau terlalu menyoroti penampilan pengadil lapangan karena saat pertandingan ia lebih fokus membantu tim untuk bisa meraih poin penuh. cerita sex

“Saya fikir kalau saya di luar, saya fokus ke tim saya kalahkan lawan. Ada keputusan wasit yang mungkin merugikan, tapi ada komisi wasit yang akan lihat dan evaluasi itu,” tegasnya.

Senada dengan Gomes, kapten tim Madura United, Fabiano Beltrame menilai rekan setimnya sudah berjuang. Ia juga mengeluhkan kepemimpinan wasit dalam pertandingan itu, termasuk mempertanyakan kartu merah Dane Milovanovic.

“Seperti coach bilang, kita sudah maksimal ciptakan banyak peluang, tapi akhirnya kita gak bisa menang. Minus satu itu sulit, sampai sekarang saya tidak mengerti kenapa Dane dapat kartu,” jelasnya.

Tetapi baik Gomes maupun Fabiano, keduanya berjanji untuk berbenah agar di pertandingan selanjutnya bisa mencari poin pengganti. Sebab masih ada lima pertandingan yang harus dilewati hingga berakhirnya kompetisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *